Internasional

Nyetir Sambil Kirim SMS Dibui

LONDON -- Bila Anda berkesempatan mengunjungi London, Inggris, jangan pernah sekali pun mengemudi sambil ber-SMS ria. Maklumlah, pemerintah Inggris sejak Senin lalu telah mengeluarkan sebuah aturan hukum baru yang keras berupa hukuman penjara terhadap para sopir yang makan, mengirim SMS, atau berdandan ketika mengemudi.

Menteri Kehakiman Inggris Maria Eagle mengatakan pengadilan juga dapat menjatuhkan hukuman bagi pengendara kendaraan bermotor yang tidak mempunyai asuransi atau surat izin mengemudi (SIM). "Para sopir yang membunuh orang lain akibat kelalaian berkendara kini tidak bisa lagi melenggang bebas dengan hanya membayar denda," katanya.

Ketentuan hukum baru ini mengancam para pelaku dengan penjara lebih dari 5 tahun bila mengemudi dengan ceroboh dan mengakibatkan orang lain meninggal. Hukuman itu bisa ditambah lagi 2 tahun penjara kalau ketahuan tak punya SIM atau asuransi. Dulu pelaku hanya dihukum denda maksimal 5.000 pound sterling (Rp 86 juta) dan pencabutan SIM. INDEPENDENT | DRE

TempoInteraktif

Sepakbola
David Beckham Pemain Terkaya di Inggris
-----------------
Modifikasi
Sainz Sementara Unggul di Reli Dakar
-----------------
Sepakbola
Fiorentina Segera Boyong Essien?
-----------------
Nasional
Maftuh Basyuni: Dana Abadi Umat Tak Berkurang
-----------------
Iptek
Apple Akhiri Pembatasan Mengunduh Musik Digital
-----------------
Timteng
Mesir dan Prancis Ajukan Proposal Gencatan Senjata
-----------------
Kesehatan
Menyitir Faedah Detoks
-----------------
Oops
Calon Istri Digugat Karena Putuskan Tunangan Via SMS
-----------------
Panggung
Nada Puisi Ananda Sukarlan
-----------------
Sepakbola
Totti Mengidolakan Beckham
-----------------

Custom Search