Kalla Pandang Enteng Krisis Amerika
PADANG -- Krisis ekonomi di seberang Samudra Pasifik sana ternyata dipandang sebelah mata oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ia menegaskan pusaran krisis di Amerika Serikat tak akan terlalu berpengaruh pada Indonesia.
Ia juga mengatakan kejatuhan pasar saham tidak berdampak bagi rakyat Indonesia. "Kecuali, kalau yang jatuh itu Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Baru di Makassar, atau Pasar Klewer di Solo," ujarnya berseloroh di hadapan 1.200 peserta Silaturahmi Saudagar Minang 2008 kemarin.
Kalla mengungkapkan krisis ekonomi 2008 berbeda dengan krisis ekonomi 1998. Alasannya, krisis 10 tahun silam adalah krisis Indonesia, sedangkan krisis tahun ini adalah krisis Amerika Serikat.
Besarnya krisis di Amerika, kata Kalla, dikarenakan semua penduduknya memiliki investasi saham. Sedangkan di sini, dari 20 persen saham yang jebol di Bursa Efek Indonesia, hanya satu persen milik orang Indonesia. Sisanya milik asing. FEBRIANTI