headline

Korban Kebakaran Perusahaan Baja Teridentifikasi

Delapan karyawan yang tewas terpanggang dalam kebakaran di gudang perusahaan pengelasan baja, PT Surya Sejahtera Metalindo Lestari, di Kabupaten Tangerang dua hari lalu sudah teridentifikasi.

TANGERANG -- Delapan karyawan yang tewas terpanggang dalam kebakaran di gudang perusahaan pengelasan baja, PT Surya Sejahtera Metalindo Lestari, di Kabupaten Tangerang dua hari lalu sudah teridentifikasi.

Dokter forensik di Rumah Sakit Umum Tangerang, Ade Firmansyah, mengatakan semua korban sudah diidentifikasi hari itu juga pukul 23.00 WIB melalui uji klinis DNA dan gigi. "Keluarga korban kooperatif membantu kami," katanya kepada Tempo di kamar mayat Rumah Sakit Umum Tangerang kemarin.

Perusahaan di kompleks pergudangan Pantai Indah Dadap Kali Perancis, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, itu terbakar pada pukul 15.30. Tujuh karyawati di bagian administrasi dan seorang teknisi dari sebuah toko di Harco, Mangga Dua, tewas.

Korban tewas adalah Tasha Leoni, 27 tahun, warga Jakarta Barat, Endang Marisah (20), asal Tegal, Jawa Tengah; Lisye Amalia (26) asal Dadap Kosambi, Tangerang, Mercy Candrawan (20), warga Jakarta Barat, Ratna Julaika (26) asal Teluk Naga, Tangerang, Meiling (32), warga Kosambi, Jakarta Barat, dan Mala Tania Iskandar (20), warga Kota Tangerang. teknisi di Harco, Oon Supriyono (25), warga Banyumas, Jawa Tengah.

Penyebab kebakaran hingga kemarin belum diketahui. Polisi dan tim forensik Markas Besar Kepolisian RI masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Tangerang Ajun Komisaris Polisi Dewa Wijaya mengatakan delapan saksi masih diperiksa, di antaranya Direktur Utama PT Surya, Warjono, dan Direktur Wirianto. "Mereka belum pasti jadi tersangka," katanya kemarin.

Sebelum kebakaran terjadi, sejumlah karyawan melakukan pengelasan di lantai dasar bangunan yang sedang direnovasi. Menurut seorang karyawan yang selamat, Eko Marhendianto, api pengelasan memercik ke dinding berbusa--peredam suara--lalu menimbulkan api.

Puluhan karyawan, kata Eko, langsung menghambur ke luar, namun luput memberi tahu karyawan dan dua teknisi dari Harco Mangga Dua yang sedang memasang kamera circuit closed television di lantai dua.

Akibatnya, mereka tewas, kecuali Muhamad Tasrif alias Iif, 32 tahun, salah satu teknisi yang terluka bakar di seluruh tubuh. Ia kini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. ISTI | AYU CIPTA

Custom Search